>

Cara Melakukan Perkawinan Pada Kambing

Cara Melakukan Perkawinan Pada Kambing
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Cara Melakukan Perkawinan Pada Kambing, mudah-mudahan isi postingan Artikel Peternakan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Cara Melakukan Perkawinan Pada Kambing - Pada umumnya, ternak kambing sudah yang mulai dewasa kelamin atau pubertas pada umur 5-10 bulan. Dewasa kelamin atau pubertas sangat tergantung dari ras atau tipe, jenis kelamin, dan lokasi untuk pemeliharaan ternak kambing.
Cara Melakukan Perkawinan Pada Kambing

Kambing tipe kecil biasanya lebih cepat mengalami dewasa kelamin atau pubertas dibandingkan kambing tipe besar.

Perkawinan induk kambing betina sebaiknya dilakukan pada umur 9-12 bulan. Pada umur ini secara fisik kambing sudah tumbuh dewasa sehingga mampu memproduksi susu dan menjalani masa kebuntingan.

Penggunaan induk betina sebagai produsen anak berlangsung sampai kambing berumur 5-6 tahun. Sirklus birahi seekor kambing betina antara 20-24 hari dan masa birahinya berlangsung selama 1-2 hari.

Kambing betina tidak akan bunting bila dikawinkan dalam keadaan tidak sedang birahi. Kambing yang sudah bunting tidak mengalami masa birahi lagi.

Kambing pejantan bisa dikawinkan sesekali mulai umur 10 bulan, tetapi tidak dibiarkan melayani lebih dari 20 ekor induk betina sebelum umurnya genap satu tahun.

Dalam tenggang waktu dua bulan itu, kambing jantan hanya kawin 16-20 kali saja atau maksimal dua kali kawin dalam seminggu. Pejantang dapat digunakan sebagai pemacek sampai umur 7-8 tahun.

Dalam melakukan perkawinan pada kambing, terdapat dua macam cara yang bisa dilakukan yaitu dengan melakukan perkawinan di tempat terbuka dan perkawinan di kandang.

Perkawinan di Tempat Terbuka

Perkawinan berlangsung di padang gembalaan atau tempat terbuka. Perkawinan dilakukan dengan melepaskan induk kambing pejantan  ke dekat sekelompok induk kambing betina sepanjang waktu. Perbandingannya yaitu satu ekor induk pejantan untuk 20-25 ekor induk betina kambing.

Perkawinan di Kandang

Perkawinan yang paling baik berlangsung di dalam kandang dan diatur. Pejantan jangan sampai kawin dua kali dalam seminggu. Dengan cara ini, seekor pejantan dapat melayani induk betina sampai 100 ekor dalam jangka waktu dua tahun.

Induk betina tidak akan mau dikawinkan bila tidak dalam keadaan birahi. Masa birahi kambing betina berlangsung antara 24-48 jam. Dalam satu kali kawin biasanya sudah cukup untuk menghasilkan keturunan.

Tetapi untuk lebih meyakinkan, kambing betina dapat dikawinkan ulang setelah 6-12 jam sesudah perkawinan pertama. Kambing betina yang sudah dikawinkan sebanyak tiga kali dalam masa subur tetapi belum juga bunting, sebaiknya diafkir untuk ternak potong.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Cara Melakukan Perkawinan Pada Kambing"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel