>

Tipe Kandang Untuk Ternak Domba

Tipe Kandang Untuk Ternak Domba
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Tipe Kandang Untuk Ternak Domba, mudah-mudahan isi postingan Artikel Peternakan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Tipe Kandang Ternak Domba - Sesuai dengan fungsinya kandang harus menjamin ternak domba agar nyaman, meindungi dari pengaruh iklim serta bisa membuat domba dalam keadaan hidup sehat.
Tipe Kandang Ternak Domba

Dalam membuat kandang domba ada persyaratan teknis yang perlu kalian perhatikan seperti ;
  • Konstruksi harus diusahakan yang kuat, terutama tiang-tiangnya meskipun menggunakan bahan bangunan sederhana.
  • Atap diusahakan dari bahan atap yang ringan dan memiliki daya serap panas yang relatif kecil. Untuk lokasi kandang di daerah panas dapat menggunakan atap rumbia atau ilalang sedangkan di daerah dingin dapat menggunakan atap seng.
  • Dinding harus diusahakan dari bahan bangunan seperti bambu yang dianyam dan ventilasinya harus diperhitungkan supaya pertukaran atau sirkulasi udara berlangsung dengan baik tanpa mengganggu kenyamanan dan kesehatan ternak.

Pada hakekatnya tipe kandang untuk ternak domba yang umum dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu tipe kandang panggung dan tipe kandang lemprak.

Tipe Kandang Panggung

Kandang tipe panggung merupakan kandang yang kontruksi lantainya dibuat sistem panggung. Tipe kandang ini memiliki kolong yang bermanfaat sebagai penampung kotoran yang terkumpul dibawah lantai.

Kolong dibuat berlubang atau digali lebih rendah daripada permukaan tanah sehingga kotoran dan air kencing ternak domba tidak berceceran.

Alas kandang domba sebaiknya terbuat dari kayu atau bambu yang sudah diawetkan supaya tahan terhadap kelapukan.

Celah lantai panggung dibuat kurang lebih 1,50-2 cm agar kotoran dapat jatuh kebawah, tetapi kaki domba tidak sampai terperosok. Kandang panggung yang terawat baik akan membuat ternak domba juga akan terlihat bersih dan sehat.

Dinding kandang yang rapat sebaiknya dibuat setinggi 70-80 cm (ukuran tinggi penyekat) agar ternak domba di dalam kandang terhindar dari angin kencang. 

Selanjutnya diatas ketinggian 70-80 cm, dinding dibuat bercelah agar udara dapat masuk bebas dan sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang.
 
Tinggi panggung dari tanah dapat dibuat minimal 50-70 cm. tinggi ruang utama dari alas sampai atap kurang lebih dua meter.

Pada kandang dobel, palung pakan dibuat di tengah kandang, sehingga meski tinggi panggung dua meter, peternak juga lebih mudah memberikan pakan dan minum lewat jalan diatas lantai tengah.

Ukuran alas palung pakan berkisar 25-40 cm, dengan lebar bagian atas berkisar 40-50 cm dan tinggi atau dalam palung berkisar 30-40 cm.

Lubang untuk masuk kepala domba mencapai pakan antara 20-25 cm. Palung pakan harus dibuat rapat agar bahan pakan yang diberikan tidak tercecer keluar.

Kandang panggung bersekat secara individu untuk tujuan penggemukan, biasanya yang digemukkan adalah pejantan. Tujuan disekat-sekat dengan ukuran 50x120 cm per ekor yang dilengkapi tempat pakan dan minum.

Hal ini dimaksudkan agar menjamin kesehatan ternak domba serta membatasi ternak domba tersebut bergerak secara leluasa.

Tipe Kandang Lemprak

Kandang tipe lemprak merupakan kandang yang umum digunakan untuk usaha ternak domba kereman. Kandang lemprak pada umumnya tidak dilengkapi dengan alas kayu, tetapi ternak beralaskan kotoran dan sisa-sisa pakan hijauan.

Dalam tipe kandang lemprak juga tidak dilengkapi dengan palung pakan, dalam menyajikan pakan hanya disebarkan diatas lantai. Dengan pemberian pakan berlebihan pada kandang tipe lemprak akan menghasilkan kotoran yang banyak. 
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Tipe Kandang Untuk Ternak Domba"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel