>

Cara Menghitung Karkas Sapi Untuk Menghasilkan Daging

Cara Menghitung Karkas Sapi Untuk Menghasilkan Daging
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Cara Menghitung Karkas Sapi Untuk Menghasilkan Daging, mudah-mudahan isi postingan Artikel Peternakan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Menghitung Karkas Sapi - Untuk menghitung berapa daging yang akan dihasilkan oleh seekor sapi, perlu diketahui apa itu karkas. Karkas adalah bagian dari ternak setelah disembelih yang terdiri dari daging dan tulang, tanpa kepala, kaki, kulit dan jeroan. 
Cara Menghitung Karkas Sapi Untuk Menghasilkan Daging

Karkas ini sering kita lihat di rumah potong hewan yang digantung dengan posisi terbalik (leher dibawah sedangkan kaki diatas).

Menghitung karkas sapi, sasaran utamanya adalah berapa daging yang akan dihasilkan. Seekor sapi akan mampu menghasilkan karkas sekitar 45% – 55% dari berat hidup. Caranya adalah Seekor sapi akan mampu menghasilkan karkas (tulang dan daging) tanpa :
  • Kepala dan leher,
  • Darah,
  • Kaki bawah,
  • Kulit,
  • Jeroan,

Semakin besar bobot hidupnya, maka persentase karkas semakin tinggi. Misal, karkas sapi bisa dapat 55%, sapi lokal (Sapi Bali) yang bobot hidupnya >400 kg dan sapi Limosin dan Simental yang bobot hidupnya >600 kg. 

Demikian sebaliknya, sapi dengan bobot hidup rendah akan menghasilkan persentase karkas rendah juga, kurang dari 50%.

Jika kita membeli seekor sapi dengan berat badan 400 kg, maka akan memperoleh karkas sekitar 196-228 kg. Dari sejumlah ini, akan mampu dihasilkan daging tanpa tulang (boneless) sekitar 75-78% dari berat karkas atau sekitar 147-170 kg. Atau daging murni tanpa lemak 35-40% dari bobot hidupnya.
 
Berat daging yang diperoleh sangat tergantung pula kepada perlakuan yang diberikan oleh kita selama sapi tersebut belum dipotong. 

Akibat jeleknya perlakuan sebelum dipotong, biasanya dapat menurunkan (susut bobot badan) sampai dengan 5% dari bobot badannya, bahkan bisa lebih tinggi lagi. 

Bila kita konversikan penyusutan 5% dari bobot sapi 400 kg, sekitar 20 kg bobot hidup dengan nilai uang sebesar 20 kg x Rp 85.000,- = Rp 1.700.000,- per ekor. Nilai yang cukup besar dari penyusutan ini hilang begitu saja.

Jika ternak diperlakukan dengan baik, manfaat yang sebesar itu akan dapat dinikmati oleh banyak orang. Seandainya, kita akan membagikan kepada yang berhak menerima daging qurban per bungkus per orang seberat 1 kg daging ditambah jeroannya, maka dari seekor sapi dengan bobot badan 400 kg akan diperoleh sekitar (147-170) bungkus.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Cara Menghitung Karkas Sapi Untuk Menghasilkan Daging"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel