>

Persiapan Sarana Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Persiapan Sarana Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Persiapan Sarana Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung, mudah-mudahan isi postingan Artikel Perikanan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Persiapan Sarana Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung - Keramba jaring apung merupakan budidaya ikan dengan sentuhan teknologi tinggi, modern dan berskala besar yang dilakukan di lepas pantai atau laut terbuka.
Persiapan Sarana Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung

Untuk pemeliharaan ikan dalam keramba jaring apung memerlukan sarana dan prasaran budidaya. Adapun sarana dan prasarana tersebut secara umum adalah sebagai berikut

Kerangka/Rakit

Kerangka berfungsi sebagai tempat peletakan kurungan, terbuat dari bahan bambu, kayu, besi bercat anti karat atau paralon. 

Bahan yang dianjurkan adalah bahan yang relatif murah dan mudah didapati di lokasi budidaya. Bentuk dan ukuran rakit bervariasi tergantung dari ukuran yang digunakan. Setiap unit kerangka biasanya terdiri atas 4 (empat) buah kurungan.

Pelampung

Pelampung berfungsi untuk melampungkan seluruh sarana budidaya termasuk rumah jaga dan benda atau barang lain yang diperlukan untuk kepentingan pengelolaan. 

Bahan pelampung dapat berupa drum plastik/besi atau styrofoam (pelampung strofoam). Ukuran dan jumlah pelampung yang digunakan disesuaikan dengan besarnya beban. 

Sebagai contoh untuk menahan satu unit kerangka yang terdiri dari empat buah kurungan yang masing-masing berukuran (3x3x3) m³ diperlukan pelampung drum plastik/drum besi volume 200 liter sebanyak 9 buah, atau 11 buah dengan perhitungan 2 buah, untuk menahan beban lain (10/4x9) buah ditambah 2 buah untuk menahan beban tambahan. Pelampung diikat dengan tali polyethyline (PE) yang bergaris tengah 0,8-1,0 cm.

Kurungan

Kurungan atau wadah untuk memelihara ikan, disarankan terbuat dari bahan polyethline (PE) karena bahan ini disamping tahan terhadap pengaruh lingkungan juga harganya relatif murah jika dibandingkan dengan bahan-bahan lainnya. 

Bentuk kurungan bujur sangkar dengan ukuran (3x3x3) m³. Ukuran mata jaring disesuaikan dengan ukuran ikan yang dibudidayakan. 

Untuk ukuran ikan dengan panjang kurang dari 10 cm lebar mata yang digunakan adalah 8 mm (5/16 inchi). Jika panjang ikan berkisar antara 10-15 cm lebar mata jaring digunakan adalah 25 mm (1 inchi), sedangkan untuk ikan dengan ukuran panjang 15-40 cm atau lebih digunakan lebar mata jaring ukuran 25-50 mm (1-2 inchi). 

Pemasangan kurungan pada kerangka dilakukan dengan cara mengikat ujung tali ris atas pada sudut rakit. Agar kurungan membentuk kubus/kotak digunakan pemberat yang diikatkan pada keempat sudut tali ris bawah. 

Selanjutnya pemberat diikatkan ke kerangka untuk mempermudah pekerjaan pengangkatan/penggantian kurungan untuk mencegah kemungkinan lolosnya ikan atau mencegah serangan hewan pemangsa, pada bagian atas kurungan sebaiknya diberi tutup dari bahan jaring.

Jangkar

Agar seluruh sarana budidaya tidak bergeser dari tempatnya akibat pengaruh arus angin maupun gelombang, digunakan jangkar. 

Jangkar dapat terbuat dari beton atau besi. Setiap unit kurungan jaring apung menggunakan 4 buah jangkar dengan berat antara 25-50 kg. Panjang tali jangkar biasanya 1,5 kali kedalaman perairan pada waktu pasang tinggi.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Persiapan Sarana Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel