>

Teknis Panen Dalam Menggunakan Keramba Jaring Apung

Teknis Panen Dalam Menggunakan Keramba Jaring Apung
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Teknis Panen Dalam Menggunakan Keramba Jaring Apung, mudah-mudahan isi postingan Artikel Perikanan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Teknis Panen Dalam Menggunakan Keramba Jaring Apung - Keramba jaring apung adalah salah satu wadah budidaya perairan yang cukup ideal, yang ditempatkan di badan air dalam, seperti waduk, danau, dan laut. 
Teknis Panen Dalam Menggunakan Keramba Jaring Apung

Keramba jaring apung merupakan salah satu wadah untuk penerapan budidaya perairan sistem intensif. Prinsipnya semua jenis ikan laut dan ikan air tawar dapat dipelihara pada kerambah jaring apung.

Untuk teknis panen dalam menggunakan keramba jaring apung itu sendiri tidak terlalu sulit kalian  tinggal angkat, tarik, dan gulung untuk melakukan proses panen.

Untuk yang pertama jaring di angkat dengan menggunakan gombong (bambu panjang yang besar dan kuat), gombong di masukkan/di letakkan di bawah jaring yang akan di panen lalu di tarik kepermukaan setelah itu didorong/digeser ke sisi dimana ikan kelak akan di timbang dan di packing. 

Setelah di gorok (istilah untuk prosesi tadi) dilakukan penyortiran ikan, penyortiran ini di perlukan untuk memisahkan ikan berdasarkan ukuran. 

Sehingga akan memudahkan pada saat packing nantinya selain itu juga untuk membersihkan dari ikan ikan penggagu bila ada.

Pemilihan ikan, penggorokan jaring dan penyortiran semuanya dilakukan pada pagi hari sebelum matahari tinggi dan sebelum ikan dikasih makan, hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi kematian pada saat pengangkutan ikan dari kolam ke konsumen.

Penimbangan dan pengepakan ikan kedalam kantong kantong plastik beroksigen (istilahnya di balon) dilakukan pada saat sore atau malam hari, ketika cuaca sudah teduh sehingga ikan tidak mengalami tekanan panas dalam perjalanan.

Adapun Kelebihan dalam menggunakan keramba jaring apung adalah sebagai berikut:

Ramah Lingkungan

Sebagian besar komponen utama keramba jaring apung dibuat dari bahan Polyethylene yang belum didaur ulang dengan tambahan bahan Anti-UV. Tidak mengandung bahan yang mencemari lingkungan dan dapat didaur ulang di akhir masa pakainya.

Dapat Dibongkar Pasang

Keramba jaring apung terdiri dari komponen-komponen yang dapat dirakit menjadi keramba jaring apung  yang utuh. 

Dengan demikian, pembudidaya dapat meminimalisasi biaya transportasi keramba jaring apung menuju lokasi budidaya. 

Dapat dibongkar kembali di kemudian hari untuk relokasi, ekspansi, maupun pengubahan konfigurasi. Seluruh komponen keramba jaring apung dirakit menggunakan baut Stainless Steel Grade 316 yang tahan karat.

Fleksibel dan Tahan Lama

Dirancang untuk digunakan di laut dan dapat digunakan pula di air payau, air tawar (waduk, danau), dan sungai. Keramba jaring apung memiliki daya apung yang besar serta dapat digunakan lebih dari 20 tahun.

Sistem yang Terintegrasi

Memiliki tempat berpijak anti slip, kaitan net, tempat untuk mengikatkan tali jangkar, dan fitur-fitur lainnya sehingga pembudidaya dapat beraktifitas dengan nyaman dan praktis. Keramba jaring apung dapat dilengkapi dengan sistem penerangan dan aerisasi dari panel surya.

Hidrodinamis

Memiliki alat apung berbentuk silindris yang memudahkan air mengalir di bawahnya sehingga memaksimalkan kadar oksigen yang terlarut dalam air. Fitur ini juga memudahkan transportasi di air dengan ditarik perahu.

Mudah Dibersihkan

Mudah dibersihkan dari kotoran tanpa mengganggu ikan yang dipelihara, dapat di tempatkan pada lahan sempit serta cara pengontrolannya sangat mudah.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Teknis Panen Dalam Menggunakan Keramba Jaring Apung"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel