>

Penanganan Pasca Panen Tanaman Cabai Rawit

Penanganan Pasca Panen Tanaman Cabai Rawit
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Penanganan Pasca Panen Tanaman Cabai Rawit, mudah-mudahan isi postingan Artikel Pertanian, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Penanganan Pasca Panen Tanaman Cabai Rawit - Pemanenan cabe dilakukan pada buah yang mulai memerah. Waktu pemanenan cabe disesuaikan dengan jenis dan varietas cabe yang ditanam. 
Penanganan Pasca Panen Tanaman Cabai Rawit

Karena tidak semua jenis maupun varietas cabe tersebut mempunyai umur panen yang sama. Panen pertama cabe rawit adalah 2,5-4 bulan setelah tanam, pemungutan cabe rawit dilakukan setiap 3-7 hari atau dua minggu sekali tergantung pada kondisi permintaan pasar . 

Masa hidup tanaman cabe rawit dapat mencapai empat tahun tergantung pemeliharaan tanaman dengan masa produktif selama tiga tahun. Hasil total produksi pertahun per ha dapat mencapai 30 ton.

Cabai rawit  merupakan komoditas yang mudah mengalami kerusakan setelah panen, terutama jika tidak ditangani dengan baik. 

Tanpa pengangan pasca panen yang baik, kerusakan dapat mencapai 40% atau lebih. Kerusakan dapat disebabkan oleh faktor mekanis, misalnya kerusakan akibat pengakutan atau penangan pasca panen yang kurang baik. 

Faktor fisiologi buah cabai itu sendiri, yakni proses kehidupan yang tetap berjalan, misalnya proses resfirasi (pernapasan) dan transfirasi (penguapan air); ataupun akibat serangan hama dan penyakit di gudang penyimpangan.

Penangan pasca panen cabai rawit yang baik harus dapat mencegah kerusakan akibat faktor mekanis, fisiologis (khemis), maupun serangan hama dan penyakit. 

Penanganan pascapanen yang baik juga harus dapat mempertahankan kesegaran buah cabai dan menigkatkan daya simpangnya. 

Hal ini sangat penting mengingat pada musim panen raya biasanya harga cabai menjadi sangat rendah. Dengan pasca panen yang baik maka petani dapat menunda penjualan sampai harga cabai meningkat.

Selain secara teknis mempertahankan mutu cabai hasil panen dan meningkatkan daya simpang buah cabai, penganan setelah  panen  bertujuan untuk meningkatkan daya tarik bagi konsumen; 

Meningkatkan kepraktisan (daya guna) sesuai dengan permintaan pasar; mendapatkan standar mutu yang memenuhi syarat perdagangan, baik untuk konsumsi rumah tangga, rumah makan, 

Maupun industri pengolahan (industri makanan dan minuman, industri farmasi, industri kosmetik, industri pakan ternak); dan meningkatkan nilai tambah dan harga jual.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Penanganan Pasca Panen Tanaman Cabai Rawit"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel