>

Fase Pemeliharaan Ayam Petelur

Fase Pemeliharaan Ayam Petelur
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Fase Pemeliharaan Ayam Petelur, mudah-mudahan isi postingan Artikel Peternakan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Fase Pemeliharaan Ayam Petelur - Pada umumnya pemeliharaan ayam petelur boleh dikatakan tergolong cukup mudah dijalakan, apalagi usaha ayam petelur merupakan salah satu jenis bisnis yang bisa menguntungkan karena seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan masyarakat akan telur itu sendiri membuat bisnis yang satu ini akan sangat menguntungkan bagi siapapun yang menjalankannya.
Pemeliharaan Ayam Petelur

Namun, untuk menghasilkan kualitas telur yang bagus, dalam pemeliharaan ayam petelur kalian juga harus mengetahui beberapa fase yang terjadi dalam ayam petelur tersebut. 

Secara umum fase fisiologis dalam pemeliharaan ayam petelur itu dibagi menjadi tiga yaitu fase starter, fase grower, dan fase finisher. 

Nah, kali ini kami akan memberikan informasi lebih rinci lagi tentang fase pemeliharaan ayam petelur agar kalian bisa menghasilkan kualitas telur yang bagus dalam menjalankan bisnis usaha ayam petelur, simak penjelasannya berikut ini.

Fase Starter

Pada fase starter merupakan fase dimana pemeliharaan ayam petelur dari umur 1 hari (DOC) sampai umur 6-8 minggu. 

Pemeliharaan fase starter perlu memperhatikan persiapan pemeliharaan, pemilihan anak ayam, perkandangan meliputi kandang, brooder, suhu dan kelembaban, kepadatan kandang, dan litter.

Pada fase ini kalian harus memperhatikan pencegahan penyakit agar mendapatkan pertumbuhan ayam yang baik dengan tingkat kematian yang rendah. 

Untuk itu, kalian bisa memilih anak ayam yang tidak cacat, mata yang jernih, paruh yang tidak bengkok, dan berbulu bersih. 

Fase pemeliharaan strarter ini merupakan fase yang sangat penting untuk keberlanjutan dalam ternak ayam petelur sampai fase-fase berikutnya, sebab penanganan yang salah pada fase starter ini akan berdampak pada fase grower dan layer dalam menjalankan .

Fase Grower

Untuk fase grower itu sendiri dimulai saat ayam petelur sudah berumur 6-14 minggu dan 14-20 minggu, nah, untuk fase grower kalian harus memperhatikan beberapa hal yang dalam pemeliharaan ayam fase grower yang meliputi perkandangan, pakan, pemotongan paruh, dan pencegahan penyakit. 

Sifat dalam pertumbuhan ayam petelur fase grower cenderung meningkat lalu menurun. Untuk fase grower kalian harus menjaga dalam pemberian pakannya, sebab pemberian pakan yang tidak dibatasi akan menyebabkan ayam petelur terlalu gemuk yang berdampak pada penurunan produksi telur. 

Kalian harus memperhatikan ayam petelur pada fase grower dengan melakukan kontrol berat badan, ini bertujuan agar kalian bisa mengetahui apakah bobot badan ayam petelur sesuai dengan standar atau tidak.

Pada fase grower juga kalian harus melakukan pengamatan pada ayam petelur agar mengetahui ayam dalam kondisi sehat atau sakit, karena jika ayam petelur sakit kalian bisa langsung melakukan antisipasi dalam pemeliharaan ayam petelur.

Fase Finisher

Pada fase finisher, biasanya lebih dikenal dengan fase layer, yaitu fase ayam sudah mulai berproduksi, ayam petelur dikatakan sudah masuk fase produksi apabila dalam kandang yang berisi ayam dengan umur yang sama dan produksinya telah mencapai 5%.

Untuk tanda ayam petelur pada fase finisher yang sedang berproduksi dapat kalian lihat dari jengger yang relatif membesar dan berwarna merah, mata yang bersinar, kloaka membesar, dan jarak ujung tulang pubis selebar 2-3 jari tangan atau lebih. 

Salah satu faktor yang harus diperhatikan dalam pemeliharaan fase finisher ayam petelur adalah program pencahayaan, sebab pencahayaa tersbut dapat mempengaruhi produksi telur. 

Untuk kandang ayam petelur dalam fase finisher jika sudah berproduksi, kalian bisa menggunakan kandang berupa kandang baterai, sebab kandang baterai memiliki banyak kelebihan. 

Nah, kelebihan dalam menggunakan kandang baterai yaitu kalian bisa memudahkan dalam hal pengawasan dan pencegahan penyakit, memudahkan proses seleksi dan culling ayam yang tidak produktif, serta kotoran yang dihasilkan langsung terkumpul dibawah kandang.

Itulah informasi tentang fase dalam pemeliharaan ayam petelur, jika kalian sudah mengetahui fase dalam pemeiharaan ayam petelur tersebut, kalian bisa mendapatkan kualitas dan pertumbuhan ayam petelur sesuai harapan dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda, Selamat mencoba !
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Fase Pemeliharaan Ayam Petelur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel