√ Klasifikasi Pemberian Pakan Kuda Berdasarkan Tingkatannya - Agribisnis Agrokompleks

Klasifikasi Pemberian Pakan Kuda Berdasarkan Tingkatannya

Klasifikasi Pemberian Pakan Kuda Berdasarkan Tingkatannya
Pemberian Pakan Kuda - Pemberian pakan pada tingkatan yang tepat dapat menghindari kelebihan atau kekurangan gizi, perubahan pemberian pakan kuda secara tiba-tiba dapat mempengaruhi alat pencernaan kuda. Pemberian pakan yang sedikit dan sering lebih baik dari pemberian satu kali dengan jumlah yang banyak. Nah, kali ini kami akan memberikan informasi tentang klasifikasi pemberian pakan berdasarkan tingkatannya.
Klasifikasi Pemberian Pakan Kuda Berdasarkan Tingkatannya

Pakan Untuk Kuda Induk Pada Musim Kawin

Musim perkawinan untuk kuda induk berlangsung pada bulan September sampai Maret.  pada waktu tersebut diperkirakan musim yang cocok untuk pertumbuhan hijauan. Dengan ketersediaan  rumput hijau yang cukup dengan kualitas baik, akan menambah kesuburan pada induk kuda.

Pada kuda yang sedang mengasuh  anak akan berkurang kesulitan dengan dengan cukupnya hijauan karena dapat memproduksi susu yang lebih tinggi. Walaupun berat badan menurun selama menyusui, kesehatan kuda harus lebih baik pada saat melahirkan.

Pada saat kekurangan energi, udah induk dapat menyesuaikan diri dengan mengambil cadangan makanan dari dalam tubuh. Akan tetapi, hal tersebut merupakan penyebab menurunnya efisiensi reproduksinya, yaitu menyebabkan birahi dan ovulasi lemah. Bahkan,bisa menyebabkan kematian pada embrio.

Pakan Untuk Kuda Yang Sedang Bunting

Periode paling penting dalam pemberian pakan pada kuda yang sedang bunting adalah 90 hari terakhir masa kebuntingan. Sebanyak 60% sampai 65% dari berat janin didapatkan selama 90 hari terakhir kebuntingan. Pertumbuhan embrio adalah paling besar pada periode tersebut. Hasil kebuntingan adalah janin, cairan, dan plasenta dengan berat sekitar 12% dari berat badan kuda .

Pemberian Pakan Pada Induk Kuda Selama Menyusui

Induk kuda memerlukan asupan gizi yang tinggi setelah melahirkan. Hal itu terjadi karena harus mengganti energi yang hilang saat melahirkan serta memproduksi susu yang cukup dan persiapan untuk perkawinan masa selanjutnya.

Ketidakcukupan dari energi, protein, vitamin dan mineral yang dikandung pakan akan menyebabkan turunnya produksi susu dan kemampuan untuk dikawinkan. Hal ini terjadi karena semua nutrisi pakan diambil oleh anak kuda. Kurangnya pemberian pakan akan menyebabkan rendahnya fertilitas dan tingkat kematian embrio meningkat yang kemudian menyebabkan penundaan jarak melahirkan.

Pemberian Pakan Pada Anak Kuda

Pemberian pakan pada anak kuda tergantung pada keadaan anak kuda waktu dalam kandungan, yaitu mendapatkan makanan seimbang yang mengandung bahan nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan anak dan juga kemampuan induk untuk memproduksi susu yang optimal setelah melahirkan.

Anak kuda harus menerima nutrisi yang cukup setelah lahir dan sebelum disapih. Tujuannya untuk memulai perkembangan yang bagus pada tulang dan pertumbuhan badan, terutama pada anak kuda yang akan dipersiapkan untuk pembentukan kuda dengan  tingkat kualitas performa yang tinggi.

Pemberian Pakan Pada Kuda Sapihan

Menyapih anak kuda bisa dilakukan sebelum atau sesudah berumur 6 bulan, tetapi sebaiknya dilakukan pada umur 6 bulan. Penyapihan sebelum umur 6 bulan biasanya dilakukan karena pemilik kuda ingin memberikan pakan konsentrat dan penyusunan ransum yang seimbang sebagai pengganti susu induk dan juga dengan alasan induk sudah bunting kembali.

Sementara itu, penundaan penyapihan dilakukan agar anak kuda mendapat nilai nutrisi yang cukup dari air susu induk. Alasan lainnya karena ketersediaan pakan untuk anak kuda yang terbatas, baik dalam kualitas maupun kuantitas.

Penyapihan yang cepat akan membatasi perolehan nilai gizi utama seperti mineral, vitamin, berarti ini yang biasa diperoleh dari air susu. Faktor yang menentukan perbandingan antara konsentrat dan rumput adalah jenis dari kuda, palatabilitas, kebiasaan makan, kualitas dari konsentrat dan kualitas dari rumput.

Pakan Untuk Kuda Pacu

Kuda pacu seharus tidak boleh dibiarkan gemuk. Oleh karena itu, perlu di Jaga kondisinya secara tepat. Khususnya dalam pemberian protein, energi, vitamin, dan mineral untuk perkembangan tubuh dan pencapaian bentuk yang maksimum. Pemberian pakan konsentrat sebaiknya 50% lebih banyak dari total pakan.

Akan tetapi, hal ini akan sangat tergantung pada kondisi kuda, palatabilitas, data kuantitas dan kualitas dari rumputan yang dipakai. Pemberian pakan konsentrat dapat meningkat atau menurun, tergantung Apakah kuda sedang latihan ringan atau untuk pertambahan berat badan.



Sumber :

Maswarni & Nofiar, R. (2014). Kuda (Manajemen Pemeliharaan dan Pengembangbiakan). Penebar Swadaya. Jakarta.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Klasifikasi Pemberian Pakan Kuda Berdasarkan Tingkatannya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel