>

Kandang Ayam Ras Petelur

Kandang Ayam Ras Petelur
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Kandang Ayam Ras Petelur, mudah-mudahan isi postingan Artikel Peternakan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Kandang Ayam Ras Petelur - Kandang merupakan tempat yang berfungsi untuk melindungi ternak ayam dari pengaruh buruk iklim, seperti hujan, panas matahari, atau gangguan-gangguan lainnya. 
Kandang Ayam Ras Petelur

Secara makro kandang berfungsi sebagai tempat tinggal bagi unggas agar terlindung dari pengaruh-pengaruh buruk iklim (hujan, panas, dan angin) serta gangguan lainnya (hewan liar atau buas dan pencurian). 

Secara mikro kandang berfungsi menyediakan lingkungan yang nyaman agar ternak terhindar dari cekaman. 

Kenyamanan kandang berkaitan erat dengan tingkat produksi. Jika ternak merasa nyaman dalam suatu kandang maka tingkat produksinya dapat meningkat.

Kandang ayam petelur dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandang yaitu kandang postal, dan kandang baterai.

Kandang Postal

Kandang Postal merupakan kandang tanpa halaman (umbaran). jadi aktivitas ayam lebih banyak dihabiskan di dalam kandang. 

Kandang postal mempunyai 2 tipe yaitu kandang litter dan kandang cage/kandang panggung. Kandang Litter yang mempunyai lantai yang beralaskan lantai plester atau tanah yang diberi alas sekam padi. 

Kandang jenis ini bisa untuk membesarkan ayam pedaging maupun petelur. Pada umumnya kandang litter ditutup dengan plastik di bagian luar dinding kandang agar menghalangi udara kencang masuk kandang. 

Sedangkan Kandang Postal panggung mempunyai lantai yang berlubang dan pada bagian bawah kandang terdapat tempat untuk menampung kotoran ayam sehingga ayam tidak bersentuhan langsung dengan kotoran ayam. 

Lantai panggung terbuat dari kawat ram atau bambu. Saat ini kandang postal lebih diperuntukkan dalam pemeliharaan periode starter (0 – 5 minggu).

Kandang Baterai

Kandang baterai merupakan kandang yang berbentuk sangkar empat persegi panjang yang disusun berderet-deret memanjang bertingkat dua ataupun bertingkat tiga, dan setiap ruangan pada kandang baterai hanya menampung 1 - 2 ekor ayam. 

Lantai kandang merupakan bilah-bilah bambu ataupun kawat yang disusun tidak rapat agar kotoran ayam dapat langsung jatuh ke tanah. 

Model kandang ini paling sesuai dengan dan efektif untuk daerah tropis yang panas dan lembab seperti di Indonesia, serta cocok untuk lahan yang sempit.

Berdasarkan tipe/bentuk kandang, kandang baterai dapat dibedakan menjadi 3 tipe, yaitu: kandang tipe V, tipe A, dan tipe W. Kandang type V biasanya berisi 4 atau 6 lajur/kandang. 

Type AA berisi 8 lajur/kandang dan type W berisi 8 lajur/ kandang. Kandang tipe AA yang berisi 8 lajur memuat populasi lebih banyak dan intensitas cahaya matahari yang masuk cukup baik.

Kandang tipe W juga bisa memuat populasi lebih banyak tetapi sirkulasi udara di lajur bagian tengah kurang baik. 

Karena itu, kotoran ayam lebih lama mongering dibandingkan dengan kandang ayam tipe V, sehingga kandungan amoniak cukup tinggi akibatnya pernafasan ayam terganggu dan mempengaruhi produksi telur.

Kelemahan kandang baterai adalah harga pembuatan (investasinya) mahal, namun selain kelemahan tersebut, kandang tipe bateri memiliki beberapa keunggulan diantaranya:
  • Penggunaan kandang baterai mampu meningkatkan produktifias ayam petelur
  • Kandang yang dibuat bersekat sekat dimaksudkan untuk membagi ruang agar merata, dimana satu kotak bisa diisi satu atau lebih ayam petelur
  • Kotoran ayam tidak akan mengotori lantai karena akan langsung jatuh ke bawah kandang
  • Telur yang keluar akan menggelinding keluar karena lantai yang dibuat miring, ini memudahkan saat pengambilan telur
  • Tidak ada perebutan makanan karena ayam ayam telah dijatah dengan tempat makan yang berada di depan kandang dan tidak bisa dijangkau oleh ayam dari kandang sebelahnya.
  • Efesiensi tempat adalah salah satu keunggulan kandang baterai dimana di temapt yang terbatas bisa memulai lebih banyak ayam (kandang tingkat).

Sumber :
  • Putri, B. R. T., Sukanata, I. W., & Partama, I. B. G. (2017). Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur. Denpasar: Fakultas Peternakan Universitas Udayana.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Kandang Ayam Ras Petelur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel