>

Bagaimana Mengenali Produk Organik di Pasaran?

Bagaimana Mengenali Produk Organik di Pasaran?
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Bagaimana Mengenali Produk Organik di Pasaran?, mudah-mudahan isi postingan Artikel Pertanian, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Bagaimana Mengenali Produk Organik di Pasaran? - Pada dasarnya, produk organik adalah produk yang proses pembuatannya tidak menggunakan pestisida kimia, pupuk sintetis, pengawet buatan, dan bahan kimia lainnya. 
Bagaimana Mengenali Produk Organik di Pasaran?

Produk hewani seperti susu dan keju pun harus berasal dari hewan yang tidak mengonsumsi hormon pemacu pertumbuhan untuk bisa dianggap organik. 

Intinya, hewan dan tumbuhan yang layak dicap organik tidak boleh mengalami perubahan pertumbuhan secara tidak alami.

Pertumbuhan produk bahan makanan organik di dunia terus meningkat dari tahun ke tahun, termasuk di Indonesia yang didorong dengan peningkatan daya beli masyarakat hingga mencapai 15-20 persen. 

Pola makan dengan produk bahan makanan organik ini semakin meningkat seiring dengan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Alasan dibalik konsumen beralih ke produk organik adalah ingin hidup sehat. Namun, dalam menentukan produk organik di pasaran terdapat pendapat bahwa untuk mengenali produk organik dengan melihat penampakan daun, buah atau batang tanaman. 

Bila terdapat lubang atau berulat, menandakan bahwa tanaman tersebut menggunakan hanya sedikit atau tanpa pestisida. 

Karena biasanya sayuran yang daunnya betul-betul mulus tanpa cela menunjukkan si petani menggunakan pestisida berlebihan. 

Sebaliknya, sayuran yang daunnya berlubang atau batangnya berulat menandakan petani menggunakan hanya sedikit atau tanpa pestisida. 

Sayuran organik seperti kacang panjang, buncis dan wortel terasa manis dan renyah, kesegarannya juga lebih tahan lama. Dan, nasi yang berasal dari beras organik beraroma wangi, empuk dan lebih awet.

Tetapi fakta di lapanganan, budidaya pertanian organik dapat menghasilkan produk yang mulus, tak berlubang, tak berulat bila proses perawatan dan monitoringnya dilakukan dengan baik. 

Selain itu, produk organik yang dipasarkan tidak hanya produk pertanian segar, tetapi juga terdapat produk olahan dan produk segar dari ternak atau perikanan. 

Cara tersebut hanya memberikan informasi awal untuk mengetahui keorganikan produk, tetapi bukan jaminan keorganikan produk organik.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Bagaimana Mengenali Produk Organik di Pasaran?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel