>

Jenis Itik Petelur Diternakan Di Indonesia

Jenis Itik Petelur Diternakan Di Indonesia
Jenis Itik Petelur Diternakan Di Indonesia - Pada umumnya ada berbagai jenis itik petelur yang bisa kalian ternakan di Indonesia karena dalam ternak itik memiliki peran yang cukup penting dalam mendukung ketersediaan protein hewani yang murah dan mudah diperoleh.
Jenis Itik Petelur yang Di Ternakan Di Indonesia

Usaha peternakan itik sebenarnya bisa sebagai alternatif bagi kalian yang ingin mendapatkan sumber pendapatan karena permintaan itik baik itu berupa daging maupun telur di pasar tiap tahun mengalami peningkatan.

Dalam usaha peternakan itik petelur juga memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan usaha peternakan ayam karena nilai jual telur itik lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam ras. Nah, bagi kalian yang ingin melakukan usaha peternakan itik petelur, ada beberapa jenis itik petelur yang diternakan di Indonesia yang bisa kalian kembangkan.

Jenis itik yang diternakkan di Indonesia adalah jenis itik petelur seperti itik Tegal, Itik Khaki Campbell dan itik CV 2000-INA, itik Alabio, itik Mojosari dan itik Magelang. Karakteristik itik petelur lokal yang diternakan di Indonesia tersebut antara lain sebagai berikut.

Itik Tegal

Dari jenis namanya, sudah jelas itik jenis ini berasal dari daerah Brebes atau Tegal Jawa Tengah, biasanya itik tegal memiliki ciri-cirinya dengan warna bulu paling dominan adalah brajangan, yaitu pada seluruh bagian tubuhnya berwarna kecoklatan dan mempunyai totol kecoklatan pada dada, punggung, sayap, sedangkan paruh dan kakinya berwarna hitam. 

Sedangkan ciri-ciri lainya, kalian bisa melihat dari kepala kecil, bermata merah dengan paruh panjang dan melebar, leher langsing dan bulat, sayap menempel erat pada badan dan ujung ekornya saling menutupi di atas ekor, bentuk badannya pun hampir tegak, selain itu badannya juga langsing seperti botol, dan langkahnya tegap. 

Untuk tinggi badannya berkisar antara 45-50 cm dan untuk prduksi telur biasanya mencapai kapasitas sebesar 250 butir/tahun dengan berat telur rata-rata 65-70 gr/butir.

Itik Khaki Campbell dan CV 2000-INA

Itik jenis ini merupakan salah satu golongan itik petelur yang unggul, dan mempunyai ciri kepala yang tegak dan panjang, mata coklat tua, leher sedikit panjang, badan lebar dan sayapnya terletak tinggi dan merapat kebadan. 

Selain itu, itik jenis ini memiliki berat badan yang standar untuk jantan berkisar 1,8-2 kg sedangkan untuk sekitar betina 1,6-1,8 kg. kemampuan produksi itik jenis ini cukup tinggi dengan produksi pertama pada usia 22-24 minggu, namun dalam ukuran telurnya bisanya lebih kecil dibandingkan telur itik Lokal.

Itik Alabio

Itik Alabio di kembangkan di daerah Kalimantan Selatan, memiliki ciri-ciri warna bulunya coklat dengan bintik-bintik putih di seluruh badan dan memiliki garis putih di sekitar mata. Untuk warna bulu pada itik pejantan jenis ini biasanya cenderung gelap dan pada sayapnya pun terdapat beberapa helai bulu suri yang berwarna hijau kebiruan mengkilap

Selain itu, kalian juga bisa mengenali dari warna paruh dan kakinya kuning terang. Pada umur 6 bulan biasanya bobotnya mencapai 1,60 kg sedangkan untuk jantan mencapai 1,75 kg, untuk produksi telurnya mencapai rata-rata 220-250 butir/ekor/tahun.

Itik Mojosari

Itik Mojosari berasal dari daerah Kecamatan Mojokerto Jawa Timur, memiliki ciri-ciri badan yang relatif lebih kecil dibandingkan dengan jenis itik petelur lainnya, untuk ciri-ciri warna bulunya biasanya berwarna kemerahan dengan variasi coklat kehijauan.

Kalian juga bisa mengenali jenis itik ini dari warna kaki dan paruhnya yang hitam, untuk berat badannya rata-rata 1,7 kg dan mempunyai produksi telur berkisar 230-250 butir/tahun, warna kerabang telur putihnya kehijauan, ciri lainnya adalah warna bulu yang dibedakan menjadi dua warna yaitu coklat dan putih tetapi spesifikasi lainnya hampir sama.

Itik Magelang

Untuk jenis Itik Magelang yaitu berasal dari Desa Sempu, Ngadirejo, Kecamatan Secang Kota Magelang Jawa Tengah, dan sering juga di sebut dengan itik kalung atau plontang karena memiliki bulu yang melingkar dileher seperti kalung.

Selain itu, ciri lainnya pada itik jantan jenis ini bulu dada, punggung dan paha didominasi berwarna coklat tua dan muda dengan ujung sayap putih, warna kaki hitam kecoklatan, sedangkan paruhnya berwarna hitam.

Itulah informasi beberapa jenis itik petelur yang diternakandi Indonesia yang bisa kami rangkum, sebenarnya masih banyak lagi jenis itik petelur yang di kembangkan di Indonesia kalian bisa melihat dari beberapa referensi, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Jenis Itik Petelur Diternakan Di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel