>

Cara Melakukan Perawatan Tanaman Tomat

Cara Melakukan Perawatan Tanaman Tomat
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Cara Melakukan Perawatan Tanaman Tomat, mudah-mudahan isi postingan Artikel Pertanian, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Perawatan Tanaman Tomat - Tanaman tomat pada umumnya memerlukan perawatan secara intensif agar tanaman tomat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah yang lebat. 
Cara Melakukan Perawatan Tanaman Tomat

Dalam melakukan perawatan tanaman tomat, ada beberapa hal yang harus dilakukan diantaranya pemasangan ajir, pemupukan, pengairan dan pemangkasan.

Pemasangan Ajir

Tanaman tomat sangat perlu dipasang ajir atau turus dari bambu yang berfungsi untuk membantu menegakkan tanaman, mencegah tanaman roboh karena beban buah dan tiupan angin, mengoptimalkan sinar matahari ke tanaman, membantu penyebaran daun, mengatur pertumbuhan tunas dan ranting, mempermudah penyiangan, dan mempermudah penyemprotan dan pemupukan.

Pemasangan ajir dilakukan segera setelah tanaman tomat selesai ditanam di bedengan. Kalian bisa menggunakan bambu sepanjang 100 cm untuk tomat tipe determinate dan ajir sepanjang 225 cm untuk tomat tipe indeterminate.

Untuk pemasangan ajir kalian bisa memasang dengan jarak 10-20 cm dari tanaman tomat. Selanjutnya ikat tanaman tomat pada ajir secara berkala mengikuti pertumbuhan tanaman.

Sistem pemasangan ajir yang umum dilakukan ada dua yaitu, sistem segitiga dan sistem tunggal. Pemasangan ajir sistem segitiga adalah menggabungkan empat ajir menjadi satu dengan cara mengikat bagian bambu atas.

Sedangan pada sistem tunggal, kalian hanya menggunakan satu buah ajir yang dihubungkan satu sama lain dengan bambusupaya tidak gampang roboh.

Dari kedua sistem pemasangan ajir tersebut, sistem tunggal dianggap lebih baik karena sinar matahari yang diterima oleh tanaman tomat lebih optimal sehingga mampu mengurangi resiko menularnya hama dan penyakit.

Pemupukan

Pemupukan bertujuan untuk menambah unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman sebab unsur hara yang terdapat dalam tanah tidak bisa diandalkan untuk memacu pertumbuhan tanaman tomat secara optimal terutama pada penanaman secara intensif.

Unsur hara yang dibutuhkan tanaman meliputi unsur hara makro dan unsur hara mikro. Unsur hara makro adalah unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah relatif besar dibandingkan dengan unsur hara lain.

Sedangkan unsur hara mikro adalah unsur hara yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang sangat kecil, tetapi fungsinya tetap penting dan tidak tergantikan.

Pengairan

Pengairan termasuk faktor penting dalam pertumbuhan tanaman tomat yang bertujuan mengganti air yang hilang akibat diserap tanaman atau penguapan.

Selain untuk mengganti kehilangan air, pengairan juga berguna dalam proses pembentukan bunga dan buah. Pengairan bisa dilakukan dengan sistem perendaman, yaitu melalui air irigasi yang dialirkan lewat parit-parit diantara bedengan. Kalian juga bisa menyiram langsung diatas bedengan.

Pemangkasan

Pemangkasan tanaman tomat dllakukan terhadap tunas air, daun tua, daun yang terserang penyakit, buah yang cacat, rusak, atau terserang hama dan penyakit. Selain tujuan tersebut pemangkasan juga bermanfaat untuk pembentukan tanaman.

Pemangkasan tanaman tomat lewat pemangkasan tunas air atau wiwilan dilakukan pada tanaman tomat tipe indeterminate.

Pada dasarnya pembentukan tanaman tomat digolongkan menjadi dua yaitu, sistem pemeliharaan satu batang dan sistem pemeliharaan dua batang.

Sistem pemeliharaan satu batang dilakukan dengan memangkas semua tunas air dan hanya menyisakan satu batang utama.

Sedangkan sistem pemeliharaan dua batang dilakukan dengan semua tunas air dipangkas keuali tunas yang tumbuh dibawah tandan bunga pertama.

Tunas air yang disisakan ini akan membentuk cabang sebagai batang kedua yang akan menghaslkan buah.

Pemangkasan daun tua atau daun yang terkena serangan hama dan penyakit bertujuan untuk memperlancar sinar matahari yang masuk ke tanaman dan mengurangi resiko menularnya hama dan penyakit.

Waktu pemangkasan sebaiknya pada pagi hari karena tunas air atau daun masih banyak mengandung air sehingga mudah dipatahkan.

Setelah pemangkasan selesai, semua daun dan buah yang terkumpul ditempatkan kedalam wadah khusus lalu dimusnahkan dengan cara dibakar atau ditimbun kedalam lubang sehingga bisa mengurangi resiko menularnya hama dan penyakit.

Selain itu, pemangkasan pada buah ditujukan untuk buah yang cacat, rusak, atau terkena hama dan penyakit.

Buah yang sudah terkena hama dan penyakit harus secepatnya dibuang sehingga tidak menular kepada buah yang lain.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Cara Melakukan Perawatan Tanaman Tomat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel