Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Keterkaitan Subsektor Peternakan

Keterkaitan Subsektor Peternakan - Suatu usaha peternakan merupakan kegiatan yang bersifat generatif yaitu manusia meningkatkan faktor-faktor produksi melalui proses produksi ternak. Dalam proses ini diharapkan suatu kegunaan yang optimal dalam bentuk daging, telur, susu, tenaga kerja dan pupuk (Tohir 1983). 

Subsektor Peternakan

Menurut (Imam, 2003) pembangunan pertanian berbasis sektor peternakan dalam rangka peningkatan pendapatan petani peternak, pemerataan kesempatan kerja, perekonomian dan pemenuhan kebutuhan protein hewani dalam rangka pembangunan nasional pada umumnya merupakan program strategis yang perlu dikembangkan dalam bidang agribisnis melalui pola sistem pertanian terpadu (integrated farming system).

Selain itu tujuan usaha peternakan adalah untuk memenuhi kebutuhan protein asal ternak, memperluas kegiatan industri dan perdagangan, memanfaatkan tenaga kerja anggota keluarga dan mempertinggi daya guna tanah.

Bahar (2006) mengemukakan bahwa peningkatan jumlah penduduk yang ditunjang dengan meningkatnya pendapatan perkapita merupakan peluang dalam usaha peternakan. 

Dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk, maka akan semakin meningkatkan jumlah konsumsi terhadap hasil-hasil peternakan.

Sementara itu dalam arahan penataan kawasan dalam subsektor peternakan akan mengalami peningkatan pendapatan perkapita dengan sendirinya akan mendongkrak daya beli masyarakat, karena produk peternakan memiliki nilai income elasticity of demand (laju konsumsi berkaitan erat dengan laju
pendapatan). 

Suharno (2002) mengemukakan bahwa perkembangan sektor lain seperti industri dan jasa (catering, pariwisata, hotel dan restoran) juga turut memacu permintan akan produk peternakan (create demand) berupa pasar hasil olahan dari daging, telur dan susu.

Sumber :

  1. Tohir AK. 1983. Seuntai Pengetahuan Tentang Usaha Tani Indonesia. Jakarta (ID): Bina Aksara.
  2. Imam HM, 2003. Strategi Usaha Pengembangan Peternakan Yang Berkesinambungan [internet]. [Puslitbang Peternakan, Bogor 29–30 September 2003]. Bogor (ID). hlm 29-33; [diunduh 2020 Oktober 6]. Tersediapada:http://peternakan.litbang.pertanian.go.id/fullteks/semnas/prona s03-7.pdf?secure=1
  3. Bahar ZA. 2006. Strategi Pengembangan peternakan dalam rangka meningkatkan peran subsektor peternakan di Kabupaten Bengkalis [Tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.
  4. Suharno B. 2002. Agribisnis Ayam Ras. Cetakan –V (Edisi Revisi). Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Post a Comment for "Keterkaitan Subsektor Peternakan"