Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Upaya Pengembangan Serta Peningkatan Nilai Jual Jagung

Upaya Pengembangan Serta Peningkatan Nilai Jual Jagung - Jagung (Zea mays) merupakan salah satu serealia yang strategis dan bernilai ekonomis serta mempunyai peluang untuk dikembangkan karena kedudukannya sebagai sumber utama karbohidrat dan protein setelah beras. 

Upaya Pengembangan Serta Peningkatan Nilai Jual Jagung


Tanaman jagung itu sendiri merupakan salah satu tanaman yang memiliki hampir seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan seperti pada batang dan daun tanaman jagung yang masih muda bisa di manfaatkan untuk pakan ternak sedangkan yang sudah tua atau sudah panen dapat digunakan untuk pupuk kompos.
 
Saat ini cukup banyak yang memanfaatkan batang jagung untuk kertas karena memiliki harga yang cukup tinggi seiring dengan kenaikan harga bahan baku kertas berupa pulp. 

Untuk manfaat lain buah jagung yang masih muda itu sendiri banyak digunakan untuk keperluan makanan sehari-hari seperti dapat dibuat sebagai sayuran, perkedel, bakwan, dan sebagainya. 

Banyak juga yang memanfaatkan tanaman jagung untuk keperluan industri seperti untuk bahan baku farmasi, dextrin, perekat, tekstil, minyak goreng, dan etanol, permintaannya pun meningkat dari tahun ke tahun sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan industri. 

Di samping itu, kelangkaan bahan bakar minyak dari fosil mendorong berbagai negara mencari energi alternatif dari bahan bakar nabati (biofuel), di antaranya jagung untuk dijadikan bioetanol sebagai substitusi premium. 

Karena kelangkaan tersebut dapat menyebabkan permintaan tanaman jagung semakin meningkat, sulit didapat dan mahal harganya, karena pengekspor jagung terbesar di dunia seperti Amerika Serikat telah mengurangi ekspornya karena kebutuhan dalam negerinya semakin meningkat, di antaranya untuk industri bioetanol. Cina juga telah mengurangi ekspornya guna memenuhi kebutuhan bahan baku industri dalam negerinya.

Beberapa permasalahan yang dijumpai dalam pengembangan jagung di antaranya adalah fluktuasi produksi dan harga, penanganan pascapanen pada saat panen raya dan alsin prossesing dan pengolahannya (dryer dan corn sheller) termasuk silo, masih terbatas sehingga berpengaruh terhadap kualitas hasil, terbatasnya modal usahatani, dan kemitraan usaha belum berkembang.

Post a Comment for "Upaya Pengembangan Serta Peningkatan Nilai Jual Jagung"