√ Kendala dan Solusi Pertanian Organik Di Indonesia - Agribisnis Agrokompleks

Kendala dan Solusi Pertanian Organik Di Indonesia

Kendala dan Solusi Pertanian Organik Di Indonesia
Kendala dan Solusi Pertanian Organik - Dengan pemenuhan kebutuhan pangan di Indonesia untuk jangka panjang diperlukan adanya suatu alternatif yang baik di dalam pengembangan pertanian organik. Maka dalam pembangunan pertanian berkelanjutan penerapan pertanian organik dianggap sebagai salah satu dari pendekatan pengembangan tersebut, karena dalam pengembangan pertanian organik tidak terlepas dari program pembangunan pertanian secara keseluruhan.
Kendala dan Solusi Pertanian Organik Di Indonesia

Akan tetapi dalam menerapkan pertanian organik sering mengalami kendala, jika kita mengarahkan petani menerapkan pertanian organik, tetapi tidak mampu memberikan jaminan dan bukti nyata terhadap peningkatan harga dan pendapatan petani, pasti mereka sulit untuk menerapkan usahatani organik tersebut.

Penerapan pertanian organik di Indonesia masih tergolong kecil dan petani masih ragu dalam menerapkannya karena pangsa pasarnya relatif kecil dan hanya terbatas pada kalangan ekonomi menengah ke atas di daerah perkotaan. Produksi permintaan produk organik di pasar cenderung cepat jenuh karena biasa melebihi permintaan dan mengakibatkan harga akan turun drastis.

Target pemasaran ekspor di berbagai negara saja masih terbatas pada konsumen karena pangsa pasar petanian organik hanya 3-4 persen. Di Indonesia, pertanian organik masih kesulitan dalam memasarkan produk untuk mendapatkan harga yang layak karena pada umumnya produk pangan organik dihargai sama dengan produk pertanian biasa.

Produksi pertanian Indonesia masih berorientasi pada pemenuhan pasar domestik juga menjadi kendala lain didalam menerapkan pertanian organik, di mana belum ada perbedaan tegas dari  selera  konsumen maupun harga antara produk pertanian organik dan non organik. Penerapan teknologi pun masih terbatas sehingga tigkat produktivitas pertanian organik relatif rendah.

Pada dasarnya, dalam menerapkan pemabngunan berkelanjutan peranan masyarakat lokal sangat penting, karena itu kearifan lokal yang telah dimiliki oleh nenek moyang kita dalam melakukan kegiatan usahatani  perlu dipelajari dan diterapkan kembali. Disamping itu kelembagaan masyarakat yang telah mengakar dan membudaya dalam kehidupan sehari-hari merupakan potensi besar untuk dikembangkan menjadi lembaga agribisnis, karena  pimpinan/tokoh dari lembaga ini telah terbiasa dan mengerti  tentang keadaan sumbedaya di  daerah tersebut dan beradaptasi dengan kondisi setempat, serta mampu mengelola secara baik dan mandiri (Communal Resources Management).

Solusi  yang lain dalam penerapan pertanian  organik adalah perlu upaya khusus dalam merubah paradigma  berfikir petani dari pendekatan pertanian untuk meningkatkan  produksi  menjadi   pembangunan pertanian dengan pendekatan agribisnis (usaha dan keuntungan), serta pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture). Memperhatikan kelestarian sumberaya alam dan menjaga keaneka-ragaman flora dan fauna, sehingga siklus-siklus ekologis dapat berjalan dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Sebenarnya pemerintah sudah memfasilitasi bantuan bagi permasalahan seputar pertanian organik untuk petani agar memiliki kesungguhan dalam menerapkan pertanian organik. Diharapkan dengan solusi bantuan dari pemerintah sistem pertanian organik di masa akan datang dapat berkembang menjadi salah satu alternatif pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri.  Untuk itu diperlukan penelitian mendalam terhadap sistem pertanian organik ini. Banyak bidang penelitian terkait dalam mendukung  perkembangan pertanian organik.

Pengendalian hama dan penyakit tanaman secara alami merupakan hal terberat dalam sistem pertanian.  Ancaman terbesar yang petani alami yaitu kegagalan saat panen, sehingga sangat dibutuhkan  riset dan penelitian tentang  bahan alami yang mengandung bahan insektisida dan penerapannya dalam pertanian.

Dalam sistem pertanian organik juga perlu adanya pengetahuan perbaikan lahan, namun sejauh mana sistem ini menjaga  keberlangsungan lahan pertanian perlu diketahui melalui penelitian neraca hara dalam jangka waktu panjang. Dari segi pemasaran  dan ekonomi juga perlu adanya pemahaman ke petani karena akan sangat berperan dalam menembus pasar internasional produk organik Indonesia.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Kendala dan Solusi Pertanian Organik Di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel