√ Tahapan Dalam Budidaya Kutu Air Untuk Pakan Ikan - Agribisnis Agrokompleks

Tahapan Dalam Budidaya Kutu Air Untuk Pakan Ikan

Tahapan Dalam Budidaya Kutu Air Untuk Pakan Ikan
Budidaya Kutu Air - Budidaya kutu air sangat baik dilakukan untuk kalian yang ingin membuat pakan ikan, sebagian orang menganggap kutu air itu sebagai hewan pengganggu yang menjijikkan dan dapat menyebabkan iritasi kulit, namun budidaya kutu air juga sangat menguntungkan untuk kalian coba.
Tahapan Dalam Budidaya Kutu Air Untuk Pakan Ikan

Pada umumnya kutu air merupakan salah satu jenis hewan yang hidup di air yang termasuk binatang parasit, banyak orang yang mengira bahwa kutu air ini sebagai hewan pengganggu karena bisa menyebabkan iritasi pada kulit.

Nah, kalian bisa membudidayakan kutu air untuk digunakan sebagai pakan ikan bagi beberapa jenis ikan, terutama pada anakan ikan karena bentuk kutu air yang kecil dan pas di mulut. Untuk itu, meski kutu air biasanya disebut sebagai hewan pengganggu tetapi kalian bisa membudidayakan kutu air ini sebgai peluang bisnis yang memiliki nilai ekonomi di mata para peternak ikan hias. Nah, jika kalian ingin membudidayakan kutu air ada beberapa tahapan yang harus kalian lakukan untuk itu kami akan memberikan informasi tentang budidaya kutu air.

Mencari Bibit

Untuk mendapatkan bibit kutu air kalian bisa mendapatkan dengan tiga cara yaitu dengan cara membeli, mencari sendiri, dan membuat sendiri. Jika kalian ingin mencari kutu air, kalian bisa menemukan di selokan atau got yang ada disekitar rumah kalian dengan kondisi air tergenang, tetapi kalian juga bisa membuat kutu air dengan cara menyimpan sayuran layu yang sudah agak busuk seperti kol lalu diamkan di air, tentunya mencari atau membuat sendiri lebih mudah dan murah.

Menyiapkan Wadah

Untuk menyiapkan wadah kalian tinggal mencari tempat untuk bisa menampung air, tetai dalam pengisian air jangan terlalu dalam karena tidak butuh tempat hidup yang dalam, tetapi kutu air menyukaitempat atau wadah yang luas. Jika kalian ingin membudidayakan dalam skala besar kalian bisa membuat wadah dari bak dari beton untuk mendapatkan hasil yang banyak pula.

Penyiapan Bibit

Seperti dijelaskan sebelumnya untuk menemukan kutu air kalian bisa didapatkan secara gratis yaitu dengan cara menggunakan sayuran layu karena sayuran sangat cepat mendatangkan kutu air dan biasanya sayuran yang dipakai adalah sayur kol. Untuk langkah awal, sayur kol bisa dicuci dan dimasukkan dalam wadah untuk tempat budidaya kutu air kemudian diamkan selama satu minggu, jangan lupa kalian hindari dari cahaya matahari langsung agar bibit kutu tidak rusak.

Selain sayuran, bisa juga dengan kotoran ayam. Kotoran tersebut dapat dimasukkan dalam wadah budidaya dan dibiarkan selama beberapa hari. Bisa juga kotoran dicampur dengan bahan-bahan starter, seperti susu bubuk dan teh yang sudah diseduh.

Biarkan bahan-bahan ini menyatu selama beberapa lama. Nantinya, air yang menyerap campuran bahan ini akan menghijau, menandakan alga sudah mulai tumbuh disana dan tidak lama lagi bibit kutu air mulai bermunculan.

Akan tetapi jika kalian merasa bahwa memunculkan kutu air dengan menggunakan campuran tersebut cukup lama, kalian bisa menambahkan campuran lagi setelah air menghijau agar kutu cepat berkembang. Tidak hanya kotoran dan sayur busuk saja, air juga bisa digunakan. Syaratnya, air untuk budidaya haruslah ‘air tua’, yakni air endapan dan air yang tidak mengalir dari tempatnya dalam waktu yang lama.

Cara mendapatkan air ini sangat mudah, tinggal kalian masukkan air ke wadah dan biarkan selama beberapa waktu hingga kotoran yang ada di dalamnya mulai turun ke dasar dan menghasilkan bibit kutu air. Kemudian tinggal kalian tunggu air endapan ini berubah bening lantaran kotoran sudah ada di bagian bawah hingga nanti lambat laun bibit-bibit kutu air akan terlihat.

Untuk pengisian air, kamu juga tidak asal sembarangan mengisinya karena jika kalian memasukkan air ke dalam wadah cukup tinggi bibit kutu air juga tidak akan muncul. Itulah sangat disarankan menggunakan wadah lebih baik melebar, dan tidak tinggi.

Kalian juga bisa menggunakan air got atau selokan, tetapi dengan cara ini biasanya orang menganggapnya menjijikkan dan sering dihindari banyak orang. Padahal cara ini sangat efektif dan cepat untuk menghasilkan kutu air. Caranya pun sangat simpel dengan cara memasukkan air got ke wadah bersama dengan lumpur-lumpurnya dan biarkan selama beberapa hari hingga bibit-bibit kutu bermunculan.

Jika kalian juga merasa cara ini masih cukup lama menghasilkan bibit kutu air, maka kalian bisa memasukkan starter ke dalam wadah budidaya kutu air kalian. Jika semua bahan untuk pembudidayaan sudah kamu miliki seluruhnya, maka kamu tinggal menunggu saja. Tidak lupa, kamu juga dibolehkan membuka atau menutup wadah tergantung selera dan kebutuhan.

Namun jika wadah terbuka, tentunya ada resiko wadah pembibitan menjadi tempat nyamuk bersarang dan akhirnya akan berisikan larva nyamuk itu sendiri, akan tetapi meskipun banyak larva ini juga sangat memberi keuntugan bagi kalian yang membudidayakan ikan, karena larva ini bisa menjadi tambahan makanan anak-anak ikan tersebut. Jadi Kalian bisa mendapatkan kutu air sekaligus larva untuk diberikan sebagai pakan anakan ikan. 

Dari keseluruhan proses budidaya, hal yang harus kalian jaga dengan hindarkan wadah dari intensitas sinar matahari. Tidak seperti budidaya sayuran atau lainnya yang malah membutuhkan sinar matahari, budidaya kutu air malah harus terhindar dari sinar matahari langsung agar tidak mengacaukan proses perkembangan dan pertumbuhan bibit di dalam wadah.

Panen Kutu Air

Untuk panen kutu air kalian bisa memanennya setiap hari, untuk cara panennya kalian tinggal menggunkan jaring yang halus. Usahakan kalian lakukan proses panen secara kontinue agar bisa memberikan kutu air ke anakan ikan kalian dan membuat selalu kenyang dan cepat besar.

Kalian juga bisa menjadikan kutu air sebagai pakan ikan, bisa juga untuk pakan bibit ikan. Jika kalian membudidayakan kutu air sebagai pendukung untuk proses pemijahan budidaya ikan kalian, maka lakukan budidaya kutu air sebelum melakukan pemijahan sehingga ketika anak ikan sudah menetas dari telurnya, pakan alami sudah tersedia.

Itulah informasi tentang tahapan dalam budidaya kutu air untuk pakan ikan, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda, Selamat mencoba !
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Tahapan Dalam Budidaya Kutu Air Untuk Pakan Ikan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel