>

Manajemen Produksi Ayam Ras Petelur

Manajemen Produksi Ayam Ras Petelur
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Manajemen Produksi Ayam Ras Petelur, mudah-mudahan isi postingan Artikel Peternakan, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Manajemen Produksi Ayam Ras Petelur - Ayam petelur adalah ayam dipelihara dengan tujuan untuk menghasilkan telur komersial dengan tujuan untuk konsumsi. 
Manajemen Produksi Ayam Ras Petelur

Pemeliharaan ayam petelur pada umumnya dibagi tiga fase pemeliharaan berdasarkan umur, yaitu fase permulaan starter, kedua grower dan ketiga layer. 

Fase permulaan berawal dari umur 0-6 minggu, dimana bentuk ukuran dan keseragaman sebagai tujuan bagi peternakan ayam petelur. 

Fase kedua berawal dari umur 6-16 minggu, ayam perlu dipelihara di bawah manajemen pakan yang terkontrol dengan sangat teliti, untuk menghindari peternakan ayam dari berat badan yang tidak sesuai. 

Fase ketiga berawal setelah ayam berumur 16 minggu, dalam fase ini ayam dituntut untuk mempercepat pertumbuhan untuk persediaan bagi perkembanganseksual dan untuk mencapai keseragaman berat badan yang optimal.

Ayam petelur memiliki siklus hidup yang cukup panjang, periode pertumbuhan dan perkembangan ayam ras petelur dapat dibagi menjadi:

Periode Starter

Periode starter adalah adalah periode pemeliharaan dari DOC (day old chick) sampai umur enam minggu. Tingkat pertumbuhan ayam pada fase ini relatif cepat dan merupakan masa yang menentukan bagi kehidupan selanjutnya. 

Pertumbuhan periode starter dipengaruhi seleksi ketat yang meliputi keaktifan gerak, nafsu makan, bobot badan seragam, tingkat kematian rendah, kaki kuat dan mata cerah.

Periode Grower

Fase grower pada ayam petelur, terbagi kedalam fase awal grower (umur 6 -10 minggu), dan fase developer (umur 10 - 18 minggu). 

Pada fase awal grower terjadi pertumbuhan anatomi dan sistem hormonal, pada fase developer perkembangan ditandai dengan dominansi pertumbuhan anatomi kerangka ayam dan otot (daging). 

Pada fase ini kontrol pertumbuhan dan keseragaman perlu dilakukan, karena berkaitan dengan sistem reproduksi dan produksi ayam tersebut. 

Periode grower secara fisik tidak mengalami perubahan yang berarti, perubahan hanya dari ukuran tubuhnya yang semakin bertambah dan bulu yang semakin lengkap serta kelamin sekunder yang mulai nampak. 

Selama periode ini terjadi perkembangan ukuran dan terbentuknya rangka, perkembangan organ tubuh, perkembangan hormonal, dan perkembangan organ reproduksi.

Periode Layer

Fase layer pada ayam ras petelur dimulai sejak umur 18 minggu sampai afkir. Pada fase ini keberhasilan produksi dinilai dari persentase jumlah telur yang dihasilkan. 

Semakin banyak telur yang dihasilkan maka akan semakin menguntungkan bagi peternak. Pakan yang diberikan pada fase layer ini harus sesuai dengan standar baik dari segi kuantitas maupun kualitas pakannya. 

Jika jumlah pakan yang diberikan kurang, maka akan berdampak pada menurunnya jumlah telur yang dihasilkan.

Sumber:
  • Putri, B. R. T., Sukanata, I. W., & Partama, I. B. G. (2017). Kelayakan Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur. Denpasar: Fakultas Peternakan Universitas Udayana.

Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Manajemen Produksi Ayam Ras Petelur"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel