>

Persiapan Lahan Penanaman Porang pada Lahan Terbuka

Persiapan Lahan Penanaman Porang pada Lahan Terbuka
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Persiapan Lahan Penanaman Porang pada Lahan Terbuka, mudah-mudahan isi postingan Artikel Pertanian, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Persiapan Lahan Penanaman Porang - Persiapan lahan pertama yang perlu dilakukan dalam penanaman prang pada lahan terbuka adalah membersihkan lahan dari gulma, sisa-sisa tanaman, dan hama yang berada disekitar lahan. 
Persiapan Lahan Penanaman Porang pada Lahan Terbuka

Pembersihan  dapat dilakukan  secara manual atau dengan bahan kimia. Rumput dapat ditarik secara manual dengan tangan atau dengan sabit untuk proses yang lebih cepat. Metode ini  mengutamakan alat dan tenaga.

Proses pembersihan harus dilakukan sampai akar mati dan tercabut. Gulma tidak boleh dibuang sembarangan, tetapi ketika dikumpulkan dan dikubur, fungsinya berubah menjadi pupuk organik yang bagus untuk tanaman. 

Selain itu juga bisa disemprot dengan bahan kimia dan tanaman bisa mati secara alami. Cara ini bisa sangat ampuh dan salah satu obat yang tersedia adalah rangkuman kandungan yang sangat sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Setelah pembersihan, lakukan penggemburan tanah. Anda biasanya akan mengandalkan hujan untuk membuat tanah basah secara merata. 

Anda juga harus menaburkan tanah  dengan kapur pertanian. Pembudidaya bisa menggunakan produk apa saja yang memiliki ciri khusus warna kapur yaitu putih atau kekuningan.

Setiap empat hektarnya dibuat dalam satu blok sebagai cara pemeriksaan, lalu dibuat dua meter sebagai batas balok. Gunakan cangkul untuk membuat jalan setapak selebar 0,5 meter untuk bibit kodok. Selain itu, gunakan umbinya untuk membuat lubang tanam benih. Ukuran lubangnya sekitar 20 cm.

Pemberian pupuk dasar diberikan sebelum umbi ditanam dengan pupuk bokashi sebanyak setengah kilogram per lubang yang dicampur dengan top soil, sedangkan untuk katak, pupuk bokashi dicampur dengan tanah pada lahan datar.

Setelah itu, buat guludan seluas 50 cm dengan tinggi 25 cm, dan panjang yang disesuaikan dengan lahan. Jarak antara guludan adalah 50 cm. Untuk lahan miring, lahan yang dibersihkan tidak perlu diolah kembali.

Buatlah lubang sebagai tempat untuk bibit pada saat penanaman. Porang dapat tumbuh pada tanah dengan jenis apa saja. Untuk mendapatkan hasil yang baik, kuncinya adalah tanah yang gembur dan subur, serta tidak terkena air. Selain itu, pastikan keasaman tanah memenuhi pH dalam batas normal di angka tujuh.

Kebutuhan bibit persatuan luas sangatlah bergantung pada jenis bibit yang digunakan dan jarak tanam dengan persentase tumbuh benih di atas 90%. Inilah kebutuhan tanam printer dengan jarak tanam 1 x 0,5 meter.

Jika menggunakan umbi, 1,5 ton per hektarnya dapat menghasilkan 20-30 buah per kilogramnya, sedangkan jika menggunakan pil, satu hektar per 350 kg dapat menghasilkan 170-175 buah per kilogram. 

Dari setiap tanaman yang cukup besar dan tua, dapat menghasilkan hingga 15 bupil. Porang lebih baik ditanam saat musim hujan, lebih tepatnya di bulan November-Desember.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Persiapan Lahan Penanaman Porang pada Lahan Terbuka"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel