Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Merawat Adenium

Tips Merawat Adenium - Adenium merupakan salah satu jenis tanaman sekulen dengan masa hidup yang panjang. Adenium berasal dari daerah gurun pasir yang kering, walaupun sekarang Adenium telah tersebar luas keberbagai negara dengan berbagai jenis iklim. 

Tips Merawat Adenium

Adenium dewasa tidak menyukai lingkungan yang basah dan dingin. Kebalikannya dengan adenium dewasa, adenium anakan lebih suka terhadap kondisi basah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perawatan Adenium:

Media Tanam

Adenium menyukai media yang memiliki aerasi bagus dan dapat menahan kelembapan. Adenium dewasa memilih media tanam yang kering, tidak mengikat air dan porous. 

Adenium adalah jenis tanaman yang efisien memanfaatkan air. Untuk penyemaian, media yang dikehendaki aldalah media yang porositasnya tinggi.

Media tanam yang sering dipakai untuk penyemaian dan tanaman dewasa antara lain pasir, arang sekam bakar, sekam biasa, sabut kelapa dan tanah bakar (batu bata yang dihaluskan) atau menggunakan tanah.

Untuk kombinasi bahan-bahan ini, tergantung kreatifitas anda dan pengalaman. Biasanya yang sering dipakai di nursery adalah campuran sekam dan cocopeat dengan perbandingan 1:1. Formula ini dipilih karena kering dan porous (aerasi bagus).

Pot

Untuk pemilihan pot tidak ada batasan. Semua jenis pot bisa digunakan sebagai wadah tanam adenium. Yang perlu diperhatikan adalah besarnya ukuran pot disesuaikan dengan umur pertumbuhan tanaman. 

Pot yang terlalu besar dapat memperbanyak percabangan akar tanaman, sehingga dapat mengurangi nilai estetik dari batang adenium.

Penyiraman

Penyiraman tanaman adenium tergantung dari umur tanaman. Tanaman yang muda membutuhkan lebih banyak air dari pada yang sudah dewasa. 

Adenium yang sedang tumbuh dapat disiram setiap hari jika media dan drainasenya baik. Untuk tanaman yang sudah tidak mengalami pertumbuhan, frekuensi penyiraman harus dikurangi untuk mendorong terjadinya pembungaan dan mencegah busuknya bonggol. 

Ciri tanaman yang sudah tidak tumbuh adalah sudah tidak adanya lagi bakal daun baru. Untuk pertumbuhan optimalnya, adenium memerlukan penyiraman 4-5 hari sekali.

Pemupukan

Adinium juga membutuhkan pupuk sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhannya. Untuk pemupukan Adenium sebaiknya menggunakan jenis pupuk slow release dengan dosis rendah. 

Pupuk slow release akan larut sedikit demi sedikit melalui penyiraman, sehingga pemupukan akan lebih efisien tanpa ada banyak hara yang terbuang. 

Ada banyak jenis pupuk slow release yang beredar dipasaran seperti Magamp, Decastar dan Osmocote. Pemupukan bisa dilakukan 3-6 bulan sekali.

Pemangkasan

Pemangkasan adalah suatu keharusan untuk menciptakan tanaman yang teratur dan cantik. Tujuan pemangkasan adalah untuk membentuk tajuk seperti yang diharapkan. 

Pemangkasan juga berfungsi memacu pembungaan. Bunga akan tumbuh setelah 3 bulan dari pemangkasan. Pemangkasan sebaiknya dilakukan pada pagi hari agar bekas potongan lebih cepat kering.

Agar Adenium bercabang lebih dari satu, sebaiknya pemangkasan dilakukan saat tanaman dalam masa pertumbuhan bukan pada masa dorman. 

Pemotongan pada musim hujan juga tidak dianjurkan, karena luka bekas irisan mudah terserang jamur penyebab busuk batang.

Post a Comment for "Tips Merawat Adenium"