>

Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit

Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit
Hallo sahabat Agribisnis Agrokompleks, Pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi tentang Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit, mudah-mudahan isi postingan Artikel Pertanian, bisa bermanfaat dan menambah wawasan kalian.

Baca juga


Cara Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit – Kelapa sawit merupakan salah satu komoditi unggulan terus dikembangkan khususnya di negara Indonesia.
Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit

Nah, disini saya akan membagikan sedikit tips bagi kalain yang sedang melakukan budidaya kelapa sawit dengan cara meningkatkan produksi Kelapa sawit.

Sebenarnya untuk langkah awal yang dapat kalian lakukan untuk dapat meningkatkan produksi kelapa sawit yaitu dengan melakukan pemilihan bibit atau varietas unggulan dan melakukan pemupukan. Simak penjelasannya berikut ini.

Pemilihat Bibit atau Varietas Unggulan

Untuk dapat mendapatkan hasil yang baik tentunya kita harus menanam bibit yang baik dan berkualitas, karena inilah modal awal kita ataupun pondasi kita kedepannya.

Untuk meningkatkan produksi kelapa sawit pemilihan bibit yang unggul, baik dan berkualitas tentunya akan menjadi langkah awal keberhasilan dalam suatu proses produksi kelapa sawit kedepannya.

Di Indonesia sendiri banyak sekali bibit unggul yang sangat terkenal yang telah tertanam di perkebunan atau perusahaan, nah disini saya akan berikan sedikit tips cara memilih bibit kelapa sawit yang baik dengan ciri-ciri bibit sawit berkualitas tinggi atau unggulan.

Bentuk Tunas

Ciri-ciri bibit sawit unggul yang pertama dapat dilihat melalui mata tunasnya. Untuk bibit yang berkualitas memiliki mata tunas yang normal dan berwarna putih bersih.

Jika mata tunas dari bibit kelapa sawit tersebut berbentuk cacat atau berwarna kecoklatan atau kehitaman, Anda bisa mencurigai bahwa bibit tersebut bukan bibit yang bagus dan berkualitas tinggi.

Anda juga harus lebih detail memperhatikan keadaan tunas bibit sawit yang akan Anda beli karena tidak sedikit bibit kelapa sawit yang dijual di pasaran sudah dalam keadaan rusak.

Bentuk Anak Daunnya

Selain dari mata tunasnya, ciri-ciri bibit sawit unggul juga dapat dilihat dari bagaimana bentuk anak daun dari bibit tersebut.

Bibit kelapa sawit yang memiliki kualitas unggulan akan melebar dan tidak kusut. Bibit kelapa sawit yang unggul juga tidak memiliki anak daun yang menggulung.

Keadaan Tempurung Bibit Kelapa Sawit

Bibit sawit yang memiliki kualitas unggulan akan memiliki tempurung yang berwarna hitam gelap. Ciri-ciri bibit sawit unggul jika dilihat dari tempurungnya pun dapat diketahui dengan tempurung tersebut tidak mengalami keretakan atau kerusakan.

Karena jika keadaan tempurung bibit kelapa sawit tersebut sudah dalam kondisi yang rusak, bukan tidak mungkin bahwa isi di dalamnya juga rusak dan akan mempengaruhi pertumbuhan pohon kelapa sawit yang akan ditanam.

Kondisi Akar Bibit Kelapa Sawit

Meskipun masih belum berbentuk tanaman, bibit kelapa sawit sudah memiliki akar. Ciri-ciri bibit sawit unggul juga dapat dilihat dari bagaimana kondisi akar bibit sawit tersebut ketika pertama kali Anda membelinya.

Akar bibit kelapa sawit yang tidak terlalu panjang justru menjadi penanda bahwa bibit tersebut dalam kondisi yang berkualitas.

Kondisi Bongkot Atau Batang Di Bagian Bawah Bibit Kelapa Sawit

Ciri-ciri bibit sawit unggul selanjutnya yaitu dapat diketahui dengan cara melihat bagian bongkot atau batang yang ada di bagian bawah bibit kelapa sawit.

Seperti hampir semua tanaman lainnya, bentuk batang dari bibit kelapa sawit yang berkualitas unggul juga gemuk dan pendek. Jangan sampai Anda memilih bibit kelapa sawit yang memiliki bongkot tinggi dan kurus.

Warna Calon Akar, Batang, Dan Daun

Berbeda dari saat sudah menjadi tanaman, warna bakal akar, batang, dan daun bibit kelapa sawit yang unggulan sangat berbeda.

Jika pada tanaman warna akar dan batang coklat, dan daun hijau, maka ciri-ciri bibit sawit unggul memiliki warna calon akar yang kekuning-kuningan, bahkan mendekati hijau.

Sedangkan warna pada calon batang dan calon daunnya justru bersih seperti keputih-putihan. Oleh sebab itu, jika warna bibit sawit untuk calon akar, batang, dan daunnya tidak demikian, sudah dipastikan bahwa bibit kelapa sawit tersebut memiliki kualitas yang kurang baik.

Ukuran Atau Panjang Calon Batang Bibit Kelapa Sawit

Panjang calon batang atau sering disebut juga dengan bongkot bibit kelapa sawit juga dapat dijadikan acuan ciri-ciri bibit sawit unggul atau tidak.

Pada umumnya, panjang calon batang bibit kelapa sawit yang bagus yaitu berkisar antara dua sampai tiga meter.

Semakin pendek calon batang bibit kelapa sawit, maka akan semakin baik pada saat masa pertumbuhan karena akan semakin kuat ketika sudah ditanam di dalam tanah.

Hanya saja, jika terlalu pendek atau bahkan tidak terdapat calon batang, Anda bisa mengganti bibit kelapa sawit tersebut dengan bibit lainnya karena jika seperti itu tandanya bibit kelapa sawit tersebut tidak berkualitas unggul.

Bentuk Bibit Kelapa Sawit

Ciri-ciri bibit sawit unggul yang terakhir yaitu dari bentuk bibit tersebut. Bibit kelapa sawit yang berkualitas tinggi memiliki bentuk yang bulat atau lonjong seperti buah melinjo.

Bentuk bibit kelapa sawit juga tidak terdapat cekungan-cekungan atau dalam artian lain bentuk bibit tersebut dalam keadaan normal dan tidak cacat.

Pemupukan

Setelah kalian memilih bibit yang unggul dan berkualitas jangan lupa pemupukan juga harus kalian lakukan dengan teratur karena pemupukan merupakan faktor yang sangat penting untuk kelangsungan untuk tanaman kelapa sawit.
Tampilkan Komentar
Sembunyikan Komentar

0 Response to "Meningkatkan Produksi Kelapa Sawit"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel